Seandainya The Da Vinci Code adalah Fakta

Saya Katolik. Besar di organisasi kepemudaan gereja (sebutannya MUDIKA). Bahkan suka tidur di gereja (hehehe) cuma, untuk urusan perdebatan mengenai hal macam ini : Da Vinci Code atau karya-karya sejenis sebelumnya seperti film-nya Scorsese : The Last Temptation of Jesus Christ (dimana ketika di kayu salib, Yesus sempat berfantasi meniduri Maria Magdalena) , saya sudah lama nggak ambil pusing. Apakah saya mencak-mencak karena “Tuhan” saya di-obok-obok? Apakah keimanan saya – seandainya saya punya, lalu pudar?

Bagi saya, bukan masalah apakah itu fiksi atau nyata. Seandainya pun bahwa Yesus benar pernah mengkawini Magdalena, lalu hingga kini keturunannya masih ada, lalu kenapa? Seandainya juga benar bahwa Yesus tidak pernah bangkit dan naik ke surga, memangnya kenapa? Bahkan jika memang karena bukti-bukti sejarah - fakta-fakta - bahwa semua yang ada di Da Vinci Code adalah benar, lalu menyebabkan keambrukan agama Nasrani, lalu kenapa?

Saya nggak pernah ambil pusing.

Seperti yang pernah dilontarkan Anand Khrisna :

“Ketika kaum Protestan dan Katolik masih berdebat apakah sebuah salib itu harus ada corpus (tubuh/jasad) atau tidak, saya tetap mengidolakan Yesus sebagai sosok yang pernah ada dalam kesejarahan”

Demikian juga saya.

Bagi saya, hukum cinta kasih yang diperkenalkan Yesus adalah bentuk radikal, sebuah totalitas tentang perjuangan humanisme yang cinta damai dan anti kekerasan. Bagi saya, Yesus adalah filsuf cinta kasih, pejuang kemanusiaan, pembawa damai, tanpa peduli ia pernah menikah atau tidak.

Banyak karya fiktif yang figur tokohnya merasuk dalam diri pembacanya, dalam diri saya sebagai penikmatnya. Demikianlah ketegaran Nyai Ontosoroh dan idealisme seorang Minke dalam tetralogi Pramoedya, juga telah mengisi salah satu bagian dalam langkah hidup saya.

Hingga pun seandainya, Injil yang ditulis oleh Markus, Matius, Yohanes dan Lukas adalah kisah fiktif imajinatif - katakanlah sebagai sebuah Roman - dimana Yesus adalah tokoh rekaan, - lagi, maaf – saya tidak peduli. Toh walau dalam posisi demikian, Tokoh Fiktif itu telah berhasil mencuri hati saya, menyusup dalam relung-relung terdalam jiwa saya, menggugah kesadaran saya sebagai anak manusia. Yang pada suatu saat akan keluar membuncah, berbuah nyawa, spirit, ruh, yang selalu memberi nafas dalam perziarahan saya, dalam setiap momen jatuh bangun pergumulan hidup saya, sebuah pergulatan dalam memaknai cinta kasih . .

Ah cinta kasih…. Bukankah ia harus kita letakkan lebih tinggi bahkan dari agama itu sendiri?

Mungkin saya memang tidak membutuhkan agama, selain untuk keperluan birokrasi dan aspek sosial.



89 Comments »

  1. Comment by Yenny

    Serius nih… begitu gw baca bukunya itu juga yang terlintas di pikiran gw, mo sejuta org nulis apapun ttg JC, gw gak perduli. Mo merit kek, mo nidurin siapa kek, JC is still JC for me. Jadi gw binun nih org pada ngedebatin apa sih? di sini justru iman di uji, mo cari alasan buat ngabur? huahhh… gak ku ku… I love Jesus, always, forever.

    Pertanyaan gw:
    Walopun gw bukan tokoh fiktif, apakah aku berhasil mencuri hatimu? dan dalam memaknai cinta kasih di pergumulan hidupmu, apakah aku si berbaju putih dengan rok mini 10 cm akan dilibatkan? Jo, Jo, bagi dikit dong cinta kasihnya kalo dah berhasil bergumul. Dikitttt aja… Huehahahhaa..

  2. Comment by Hedi

    idem Jo…saya suka pernyataan di paragraf terakhir :D

  3. Comment by Mbilung

    Lha namanya manusia ya Mas, kan seneng main-main sama apa-apa yang di luar batas kemampuan otaknya. Lantas ndobos, kayak saya ini. Sing penting itu apa yang sampeyan imani saja.

  4. Comment by mita

    salam kenal, saya setuju :)
    saya juga gak ambil pusing. yang penting adalah outputnya. Yesus membuat hidup banyak orang lebih baik.

  5. Comment by yati

    yakini aja apa yg terlihat di depan mata…ga usah ribet2.
    energi pro kontra itu, napa ga dialihkan buat solidaritas jogja-jateng aja….semoga jogja cepet kembali berhati nyaman

  6. Comment by Dian

    pengennya semua manusia berpikiran gitu juga. ketika salah satu nabi dibikin karikatur, ya biarin sajalah. gak akan pudar iman, gak akan mati, gak akan lebih rendah drajatnya.

    btw, hidup queen ! hwehhe…too much freddie mercury in my mind, sampe mimpi..hihi

  7. Comment by Edi

    Menurut saya, orang-orang berteori sih sah-sah saja. Lah wong itu hak nya kok. Hehehe… Tetapi yang namanya teori yach hanya tinggal sebagai teori saja, kalau tidak ada pembuktian.

    Iman Kristen sudah jelas, dan didasarkan pada firman Tuhan yang juga sudah jelas. Kalau dicari-cari yang tidak jelasnya yach pasti akan nemu juga. Tapi dengan iman kita tidak perlu lagi mencari-cari yang tidak jelas itu.

    Bagi saya menonton film seperti ini justru membuat iman saya semakin kuat.

  8. Comment by Eep

    Syekh Siti Jenar yang dianggap sesat oleh para wali songo bahkan menyebutkan bahwa semua agama di dunia ini dibangun atas dasar opini. Pun Islam yang katanya kitab sucinya dijaga oleh Alloh SWT. Agama yang sebenarnya ada adalah yang betul-betul ada dalam diri anda.
    Saya meyakini bahwa memang kitab suci Bible yang sekarang dipegang oleh kaum kristiani adalah bukan Injil yang benar-benar diturunkan kepada Isa a.s. Tapi kalau menurut saya, so whot gitu loh, jika kita meyakini bahwa itu adalah tuntunan idup kita. Betul tidak..? :) Bahkan ketika di majalah Gatra sempat dimuat tentang penemuan injil baru yang bahkan menyebutkan kalau Yudas bukanlah pengkhianat, tetapi justru pahlawan.. So.., apakah setelah itu umat kristiani jadi tidak percaya dengan tuhannya..? saya pikir tidak..
    1000 manusia, 1000 Tuhan. seorang kristiani pun tidak akan pernah memiliki pemahaman/interpretasi yang sama terhadap Tuhan. Demikian pula saya. Saya bisa menginterpretasikan Tuhan saya layaknya sahabat saya, kadang sebagai pelindung saya… Tuhan itu ada dimana-mana, dan akan menyatu dengan kita disaat kita meyakininya..
    Jalani saja keyakinan Anda.., soal akhirat.., itu urusan Tuhan. Yang penting hidup di dunia ini apakah kita sudah berbuat kebaikan dan melaksanakan sebaik-baiknya tugas kita sebagai manusia?
    Salam

  9. Comment by yoyok

    kata chairman Mao, biarkan 1000 teratai bermekaran…lho ?
    gak ada hubungannya ya ? :p

  10. Comment by riza

    Tak ada komen, selain te-o-be. TOB (pake b)…. tapi pertanyaan yenny juga te-o-be. he..he…

  11. Comment by medon

    belum nonton + baca jadi… NO COMMENT!

  12. Comment by ririn

    gak terlalu terusik…
    walaupun Dan Brown bilang dalam novelnya dengan label ‘acurat’
    mungkin yg dimaksud datanya…tapi masih banyak keganjilan di sana..
    Pintarnya si Dan Brown aja, munggubah sebuah karya fiksi yang
    disangkut pautkan dengan Agama.
    Yang pasti ilmiah atau ilmu pasti tetap membuktikan berapa usia
    kitab2 yang ditemukan…dan aku tetep percaya pada keyakinanku :)

  13. Comment by catur

    saya orang muslim… dan saya tidak berniat menjadikan da vinci code sebagai alat untuk memukul keyakinan orang lain…
    namanya juga teori konspirasi…kalau semua dipercaya bisa gila kita….
    saya juga punya teori konspirasi nih
    1. Maja[phait itu sebenarnya gak gede2 amat… masa kerajaan segede itu candinya cuma seuprit… itu propaganda orde baru aja
    2. Gempa bumi di aceh itu percobaan bom seismik amerika… pernah nonton core??? ya mirip2 gitu lah
    terus lo bakal percaya sama gue??? gue aja gak percaya sama teori gue….

  14. Comment by a9u553t

    “Mungkin saya memang tidak membutuhkan agama, selain untuk keperluan birokrasi dan aspek sosial.”

    sampeyan menganggap gak perlu agama soalnya masih menganggap agama hanya sekedar Tuhan, nabi, dan tetek bengek yang hanya sekedar sejarah atau hikayat atau apapun namanya yang sejenis itu. coba kalau sampeyan menganggap agama sebagai suatu filosofi atau prinsip atau konsep hidup, pasti lain jadinya.

    sampeyan bilang cinta itu harus diletakkan lebih tinggi dari agama, lha padahal cinta itu bagian dari agama sebenernya.

  15. Comment by johan

    mas agus, agama secara antropologis adalah bentukan manusia … namun esensi agama, yg saya yakini berpusat pada cinta kasih.

    jadi menurut saya loh, cinta kasih itu-lah yang mendasari lahirnya agama … bukan sebaliknya. Dgn kata lain, untuk mewujudkan cinta kasih - tidak melulu lewat agama ……

  16. Comment by Aji

    Hal yang sama terjadi di Islam.
    Jika Muhammad dihujat, kenapa kita yang mengamuk? Sementara ketika Muhammad SAW dilempari batu pun tidak membalas dengan kata-kata kasar, menggebuki orang (lirik FPI).

    Balaslah kejahatan dengan kebaikan, itulah hakiki dari agama. kemanusiaan harus dijunjung. Kita boleh saja marah kepada si penghujat, tapi bukan berarti kita harus jadi merusak.

    Terlalu banyak yang harus diungkapkan, tapi seharusnyalah agama jangan jadi pemisah, tapi jadi pemersatu. Kita diciptakan berbeda bukan untuk saling menghina, tapi untuk saling mengenal

  17. Comment by Aji

    I put no stock in religion. I’ve seen so many man driven by the thing called ‘The Will of God’. Decide what you do everyday, and you’ll be a good man

    -Kingdom of Heaven-

  18. Comment by merahitam

    Buat saya, semua orang boleh bilang apa saja. Yang penting apa yang saya yakini dalam hati. :)

  19. Comment by zam

    Agama bukan untuk mainan. Tapi diyakini dan diamalkan.. Betul?

    Soal Da Vinci Code, saya belum liat filmnya dan belum baca novelnya. Jadi saya belum bisa komentar apa-apa.

  20. Comment by restituta

    tulisannya bagus :)

  21. Comment by damn

    Mau tanya dan comment.

    “Bagi saya, hukum cinta kasih yang diperkenalkan Yesus adalah bentuk radikal, sebuah totalitas tentang perjuangan humanisme yang cinta damai dan anti kekerasan. Bagi saya, Yesus adalah filsuf cinta kasih, pejuang kemanusiaan, pembawa damai, tanpa peduli ia pernah menikah atau tidak”.

    Tanya:
    Ketika Da Vinci Code “benar”, bukankah Yesus bukan lagi filsuf cinta kasih? karena ia menikah diam-diam dan menghamili maria, tidak ada kejujuran dari dirinya. Jujur termasuk bagian dari cinta kasih khan?? Kalau “benar” berarti ia manusia biasa yang menikah dan mati. Orang Kristen hanya beriman kepada manusia biasa dan alangkah bahagianya orang beragama lain dan orang atheis yang “bermoral”

    “Ah cinta kasih…. Bukankah ia harus kita letakkan lebih tinggi bahkan dari agama itu sendiri?”

    Tanya:
    Cinta kasih yang bagaimana ya.. seperti Children of God? Atau “pernikahan gay dan lesbian” atau kumpul kebo tanpa ikatan resmi..? atau bagaimana?

  22. Comment by johan

    #21 : Injil adalah hasil karya manusia (Matius, Markus, Lukas, Yohanes) .. bukan hasil karya Yesus. Seandainya pun benar ttg pernikahan itu, toh bukan Yesus sendiri yang mengatakan bahwa ia tidak menikah. Tapi keempat orang tersebut yang menulisnya. Apakah logikanya, Ia tidak jujur?

    Lalu, mengapa pernikahan dan anak dianggap sesautu yang aneh?

    Manusia biasa atau manusia luar biasa - atau bahkan Bukan Manusia .. bagi saya bukanlah ukuran buat saya menyerap ajarannya. Benar adalah benar, lepas dari siapa yang mengatakannya.

    Saya tidak perlu menyerap ajaran seseorang hanya karena ia “sakti”, nggak bisa mati. Kalau logika ini yang dipakai mungkin saya lebih memilih menjadi corbuzierian, atau cooperfieldian.

    Kalau ketidak-allahan Yesus membahagiaan orang lain, saya sih bersyukur, apalagi jika bisa semakin membantu orang tersebut mengambil saripati keimanannya.

    Catatan : Bahkan banyak orang atheis humanis yang mengakui “Khotbah di Bukit” yang ada di Injil sebagai sebuah dasar pijakan gerakan kemanusiaan.

    Ttg cinta kasih …..
    Saya sedang tidak membicarakan “Cinta kasih” dalam arti yang sedangkal itu. Bukan cinta eros .. tapi agape … cinta yang membebaskan ……
    (catatan saya : cinta sesama jenis di luar konteks ini)

    Tnx komennya ……..

  23. Comment by damn

    Thanks atas tanggapannya. Apakah boleh saya menanggapi lagi? Kalau boleh, Thanks!!!
    Let’s say…Yesus menikah (resmi tentunya, bukan MBA), ke-4 penulis Injil berarti:
    a. Sengaja tidak mencantumkan, walau tidak ada maksud juga untuk menutupi
    b. Sengaja tidak mencantumkan, untuk menyempurnakan “kesempurnaan” Yesus.

    “Injil adalah hasil karya manusia, bukan karya Yesus”
    Apakah menurut Anda, ada inspirasi Roh Kudus dalam menggerakkan penulis Injil untuk menuliskan Injil?

    Yesus menghamili Maria, di luar pernikahan. Tentu dianggap zinah menurut Alkitab bukan? Jika ya, maka Yesus berdosa khan? Jika berdosa, maka Ia tidak mungkin menjadi Juru Selamat khan?

    Kalau Ia menghamili Maria dalam pernikahan, maka Ia melanggar perintah Allah Bapa khan dalam menjalani misiNya di dunia? Jika melanggar, Ia berdosa khan? Jika berdosa, maka Ia tidak mungkin menjadi Juru Selamat khan?

    Ia berdosa, tetapi Ia, Allah Bapa dan Malaikat menyatakan Yesus sebagai Anak yang berkenan, Air Hidup, satu-satunya jalan ke Bapa dan Juru Selamat. So, He is a liar, isn’t he? Begitu kira-kira logikanya.

    “Manusia biasa atau manusia luar biasa - atau bahkan Bukan Manusia .. bagi saya bukanlah ukuran buat saya menyerap ajarannya. Benar adalah benar, lepas dari siapa yang mengatakannya.”

    Jadi siapapun, asal benar, Anda akan serap ajarannya? Apakah Anda menganut Pluralisme Agama? Banyak Jalan ke Surga? Apakah ada keunikan Yesus bagi Anda yang menurut Anda tidak ada pada manusia lain?

    Nice for visiting your blog! Good Day…!

  24. Comment by johan

    Dalam kerangka The Da Vinci Code ………….

    Jika Buku/Film itu adalah fakta … praktis agama Nasrani runtuh. Sehingga perdebatan seputar dosa, juru selamat tidak relevan lagi. Jelas Jesus dalam kerangka itu sudah bukan juruselamat lagi.

    Saya tidak pernah pusing. Bahkan seperti yang saya tulis pada postingan di atas bagian akhir, bahwa seandainya semua itu adalah fiktif dan Yesuspun adalah tokoh fiktif, saya masih mendapat begitu banyak ajaran ttg kebenaran dan cinta kasih, seperti yang saya dapat ketika membaca novel-novel lainnya.

    Hampir seluruh pertanyaan Anda masih dalam kerangka yang mengambang … apakah itu dibaca dalam keadaan NYATA sekarang? atau dalam perandaian bahwa DA VINCI CODE adalah fakta.

    Mungkin Bapak juga nasrani. Seandainya da vinci code adalah fakta? apa yg akan Bapak lakukan? ;)

    –Bagian terakhir komen Anda,
    Seperti yang disering diungkapkan Anthony de Mello, SJ, bahwa ia berguru bukan saja kepada Yesus, tapi juga kepada Muhammad, Rabi Yahudi, Budha, bahkan kepada Alam

    Saya beruntung, mendapat dukungan dari Agama saya, bahwa keselamatan memang bukan lagi monopoli gereja. Bahwa “Extra Ecclesia Nulla Salus”, tidak ada keselamatan di luar gereja, tidak lagi menjadi pijakan. ya gereja pun mengakui ada banyak jalan menuju surga (ah ..)

    Apakah saya menganut pluralitas agama? apakah de mello menganut pluralitas agama?

    saya malah timbul pertanyaan : apakah kita harus menolak ajaran seseorang hanya karena ia bukan figur idola kita? Bahwa ia di luar konteks agama kita? Bukankah dengan demikian kita telah mengkerdilkan pemahaman kita tentang kebenaran?

  25. Comment by damn

    “Bahkan jika memang karena bukti-bukti sejarah - fakta-fakta - bahwa semua yang ada di Da Vinci Code adalah benar, lalu menyebabkan keambrukan agama Nasrani, lalu kenapa?”
    Saya kutipan artikel Anda, berdasar pernyataan ini, saya mencoba mengikuti alur artikel Anda, yaitu DALAM PERANDAIAN kalau DVC adalah Fakta. Mudah-mudahan tidak mengambang.

    “Injil adalah hasil karya manusia, bukan karya Yesus”
    Maaf, kalau saya tanyakan lagi…Apakah menurut Anda, ada inspirasi Roh Kudus dalam menggerakkan penulis Injil untuk menuliskan Injil?

    Jadi Anda percaya ada keselamatan di luar Gereja. Bagaimana dengan pernyataan “Ada keselamatan di luar Yesus Kristus”, bagaimana pendapat Anda?

    Mohon pencerahan dari Anda…: )

    Saya pribadi bisa menerima ajaran dari berbagai sumber dengan satu pra syarat, ajaran tersebut tidak kontradiksi dengan prinsip dan doktrin dasar dari ajaran Kitab Suci yang saya imani.
    Kalau DVC ternyata fakta? ya..berarti Yesus bukan lagi Juru Selamat…dan akan sia-sia saja jika ia menjadi objek iman saya.

  26. Comment by johan

    Kalau urusannya pencerahan seperti yang Anda minta, tentu saja Anda meminta pada orang yg salah :) Apa yg saya ungkapkan hanyalah kecamuk yang ada dalam pikiran saya …. dan tentu saja terbuka untuk dikritisi …

    Kalau DVC adalah fakta, bagi saya pembicaraan ttg inspirasi Roh Kudus tentu saja sudah tidak relevan. Roh kudus, Juru Selamat, Allah dalam konsep Tri Tunggal sudah pasti ambruk ….

    “Extra Ecclesia Nulla Salus” …. bahwa ada keselamatan di luar gereja, berarti Gereja memang mengakui ada jalan keselamatan di luar Yesus. saya ada file artikel ttg ini. Kalau mau saya attach via email …

    catatan iseng saja : orang atheis suka memplesetkan isitilah “Extra Ecclesia Nulla Salus” menjadi “Intra Ecclesia Nulla Salus”, ….. nggak ada keselamatan di dalam gereja .. hehehhe

    mengomentari paragraf terakhir :
    Yang sedang marak didiskusikan di dalam kalangan agamawan sendiri adalah : Iman itu, irasional atau rasional? Kalau irasional berarti Iman akan tunduk mati pada dogma, kedap nilai-nilai lain di luar dogma yg ditanamkan padanya. Kalau Rasional …. iman adalah proses pembentukan yang berkembang termasuk ketika ada nilai-nilai (benar) yang selama ini belum ditangkapnya - walau harus mengoreksi nilai lama yang ternyata bisa jadi kurang tepat.

    catatan : saya tidak sedang mengatakan bahwa dogma agama saya salah. Namun, saya terbuka untuk mengoreksi (dengan alat rasio) jika ada nilai lain yang lebih benar. Saya “tidak siap” tunduk mati pada sebuah dogma ….

    btw, ngomong-ngomongnya jadi jauh juga ya? hehehe :)

  27. Comment by damn

    Kalau boleh, mohon di email-kan, artikel yang Anda maksud.
    Ya…ngomong-ngomong-nya memang jadi jauh..ini khan karena Anda juga melayani pertanyaan saya…ha..ha..
    Thanks.

  28. Pingback by Nggedabrus » Blog Archive » Da Vinci Kemlinthi

    [...] Ketiga, menanggapi Da Vinci Code secara bijaksana seperti Johan Wowor (proaktif). [...]

  29. Comment by hitmansystem

    Bosen jomblo ga? Coba belajar di tempat kita deh, pasti seru!

  30. Comment by Tammy

    Numpang lewat lagi… ^_^

    Agak - agak gak sependapat sebenarnya…
    Karena pada akhirnya, Alkitab juga berbicara bahwa Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia.
    Tapi rasanya di postingan ini Bro tidak sedang membahas itu,

    “Extra Ecclesia Nulla Salus” …. bahwa ada keselamatan di luar gereja, berarti Gereja memang mengakui ada jalan keselamatan di luar Yesus. saya ada file artikel ttg ini. Kalau mau saya attach via email …

    Bro, saya mau duong… !
    Email saya : tammy.tiffany86@gmail.com

    Saya tunggu lho ^_^
    GBU

  31. Comment by deandrea

    saya sangat senang dengan keterbukaan anda. oh ya salam kenal. saya nggak mau komentar banyak. cuman apa benar anda akan tetap memilih ini sebagai jalan anda. jika hanya melihat yesus sebagai orang yang telah mengubah orang banyak ke kehidupan lebih baik, apa beda yesus dengan bapak/ ibu/teman/ seniman yang anda puja (mungkin) anda? tapi apakah anda tidak khawatir dengan akhirat anda, dimana anda akan berada disana untuk selamanya? mas, silahkan baca qur’an, saya hanya memberi tahu. saya bukan ustad tapi saya orang yang tercerahkan oleh qur’an. disana terdapat banyak keindahan. jangan dengar kata orang tentang qur’an . baca. disana juga ada kisah yesus. saya sendiripun pengagum beliau. silahkan baca. dan semoga anda mendapatkan jalan itu. Islam adalah agama penutup. pelengkap dari ajaran sebelumnya. jalan yang diridhoi. ingat, dunia hanya sebentar. akhiratlah yang kekal.

  32. Comment by johan

    #31 : makasih komennya.

    salam kenal juga.

    Kalaupun saya harus berbuat baik (yg bisa dibaca sebagai mengamalkan ajaranNya), saya tidak pernah terpikir ttg akherat. Dan sebaliknya, saya menolak sesuatu yg buruk, bukan karena saya takut masuk neraka. Buruk adalah buruk, tanpa neraka. Baik adalah baik, tanpa surga.

    Dalam hidup, saya tidak sedang memupuk kredit point untuk masuk ke surga. Kalaupun Ada Yang mau mencatat point saya sehingga saya berhak masuk surga, ya makasih. Tapi bukan itu tujuan utama saya. Bukan itu yang menggerakkan nyawa kehidupan saya.

    Malah saya berpikir, bukankah kita malah memperalat sesama (lewat perbuatan baik sekalipun) jika kita melulu berpikir “pamrih surga” ketika berbuat ini itu.

    Marilah kita berbuat baik, karena memang perbuatan itu berguna buat orang lain, karena orang lain memang membutuhkan. Karena kita ada untuk orang lain.
    Bukan karena untuk menyenangkan Tuhan dan berharap dicatat namanya di Prasasti Surga ….

    Maaf kalau saya terlalu ngomong apa adanya … :)

  33. Comment by Philip

    “Bukan karena untuk menyenangkan Tuhan dan berharap dicatat namanya di Prasasti Surga ….”

    :)) That’s one point that I can agree wholeheartedly!!

    Kalau dunia cuma dianggap lapangan sepak bola tempat bikin score, apa gunanya hidup?

  34. Comment by yuni

    semua yang ada di da vinci code adalah salah,
    Jesus Christ is holy and he never ever marriage.
    gw percaya banget dengan iman dan keyakinan gw bahwa Tuhan Yesus telah mati dikayu salib untuk menebus dosa-dosa kita manusia dan Ia telah bangkit pada hari yang ketiga dan naik ke sorga dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang maha kuasa.

    Guys, terserah kalian mau percaya apa nggak but plis JANGAN PERNAH GOYAH keyakinan dan iman kalian
    ini adalah salah satu taktik iblis untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya manusia untuk datang kepadanya.
    Kedatangan Yesus yang kedua kali sudah semakin dekat, tolong jangan pernah GOYAH IMAN kalian.

    sebagai tambahan , plis BACA novel HEAVEN IS SO REAL (Surga itu nyata) , kalian bisa beli di gramedia, toko gunung agung, atau haleluya,
    semoga setelah membaca novel ini kalian semua bisa mengerti dan dapat membedakan apa maksud dan tujuan iblis pada saat ini dan betapa besar perjuangan roh kudus dan cinta kasih Allah Bapa oleh Yesus Kristus dalam kehidupan kita semua. Tuhan Yesus memberkati.Amin.

  35. Comment by coni

    iya… seandainya The Da Vinci code itu fakta :) untung Dan Browne sendiri dah bilang di websitenya, kalo buku itu adalah NOVEL dan the work of fiction. :)

  36. Comment by angelina

    Kalo the da vinci emang fakta, udah pasti umat Katolik akn terpecah lagi, kaya pas jamannya Martin Luther King, pas ada penyelewengan dari Paus yang hidup seenaknya (menjual surat indulgensia, berfoya^,dst)..
    Lagipula jk the da vinci adlh fakta, Tuhan ngga akn ngebiarin Putra-Nya dihujat..Udah pernah nyelamatin manusia sampai di kayu salib, bangkit, sekarang malah ada penghujatan lagi..Diselamatkan bukannya bersyukur, malah mencari ide yang dapat menyesatkan orang yang belum pasti imannya..

  37. Comment by Laki2 Jawa

    Ah elo2 semua bukan ngebela Jesus tapi ngebela nafsu sama akal pikiran elo2 sendiri.Kalo buat gua Jesus atau Isa itu mau ngewe kek ngapain kek itu kan urusan dia,yang penting apa yang dia buat,mang elo2 doang anak2 dunia yang boleh ngewe??.Mantakan gua tau,elo2 semua kalo ke gereja ngerayain kematian yesus dengan penuh rasa bersyukur karena MANUSIA YANG PALING BERANI NONJOK dan NELANJANGI NAFSU SETAN ELO2 SEMUA udah mati dan enaknya lagi semua dosa2elo ditanggungin sama dia,gimana elo2 semua ga bersyukur,JAHAT?.emang bangsat luh semua ak2 dunia,bilang bertuhan tetep aja elo2 semua SUJUDNYA sama DUIT!!!Dan apa yang elo pikir,elo cari,elo semabh tiap hari itu duitkan,ga usah belaga suci,jiwa2 elo jiwa SETAN!!!

  38. Comment by Laki2 Jawa

    Di,apa ga mending baca QURAN yang di dalam diri sendiri yang belon di buat dan dikotorin sama sentuhan nafsu manusia???.Kitab2 begitu bener2 Di,ga ada artinya buat ngeraba secara NYATA mana bukan apa KEBENARAN itu.Mending baca resep sop buntut diulang-ulang aja terus diteoriin,digagas,dipikir-pikir sendiri,atau tanya2 pendapat orang mengenai sop buntut itu apa dari apa dibuatnya, apa mending cari tau dimana terus dimakan biar kenyanG?.Terserah Di aja,sumonggo di ajeng!!

  39. Comment by peyyi

    haratah.. kono…
    geger dewe2 khan ya itu namanya manusia kalo sudah masuk alam pikiran masing2 jadi susah mikir beneran
    kalau merasa diri paling benar ya pastilah lha wong kita khan sadar gak sadar jaga gengsi…
    ati2 bos merasa baik atau jahat itu juga ada intervensi setan lho…
    ingat film devil’s advocate??? ya kira2 gitu itu manusia
    mr johan saya juga punya pikiran yang kurang lebih (mungkin banyak lebihnya) sama dengan anda
    btw wapo di pojok karmen masih rame nggak??? he…he…

  40. Comment by Sapa Aja Gitoe

    Numphang lewathh!!
    Lelaki Djawa..
    Kayanya kata2 kasar juga dosa lho.. Orang yang iman Kristianinya berkembang dapat dilihat melalui tindakan maupun tutur katanya yang tidak menyakiti hati orang lain.Dan itu juga ditanggung Jesus lho..Saya bersyukur lho baik dosa saya maupun dosa anda serta dosa umat2Nya ditanggung Yesus.
    Btw, saya ga mw muna ya.. duit mank bukan segalanya,tp tanpa duit kita ga bisa memenuhi kebutuhan jasmani kita, dan apabila kita mencari duit itu secara halal, kita dapat trs melanjutkan hidup kita yg berharga yg telah diberikan Tuhan YME,sambil memuji nama-Nya melalui kasih kita pada sesama.

  41. Comment by arif

    he he he emang kata kasar dosa,tapi kadang yesus juga berkata kasar kepada bangsa uler yahudi dan ahli2 taurat sama kaum farisi….apa cuman baca injil yang baik2 saja?

  42. Comment by Satria

    Sapa aja gitoe kurang total buat ngikutin jejak kristus,masih kegantung duit hidupnya,cocoknya masuk islam aja yg masih ngebolehin mangro tingal,ngabdi sama dua majikan,duniawi dan sorgawi,jangan ngikutin Yesus yang emang asli PUTRA LANGIT!!!Ga akan rela nafsu kebendaan elo!!!

  43. Comment by Satriya Piningit

    Katholik sama Kristen itu bikinan manusia,Yesus datang ga bawa agama,ga bawa aturan tapi bawa KABAR SEJATI kalau kita semua bisa menjadi pUTRA2 Sorgawi!!!Agama dan aturan manusiawi itu ditentang sangat oleh kristus,Kristus cuman tunduk takluk sama Kehendak ALLAH.Yg jadi masalah mana bukan apa sekarang yg namanya Kehendak ALLAH itu?.Apa kita2 bener2 sudah mampu ngeraba dan ngehidupin dalam perbuatan nyata,apa masih cuma ngebeo dari buku2 dan orang2?.Emang butuh rahmatNya supaya bisa ngerti mana Kehendak ALLAH itu dan mampu jadi SATU denganNYA.

  44. Comment by Ernest

    Buset………….sekarang malah satriya piningit lagi muncul………..AHH PUSING GUAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!

  45. Comment by Ernest

    Anak2 dunia,lebih baik masuk islam bener tuh kata si satriya sebab elo2 semua masih ngerinduin dan kegantung duit,ga cocok sama ajaran Kristus,mungkin cocok sama ajaran pendeta maruk duit atau paulus tapi itu tetep aja bukan ajaran kristus!!.

  46. Comment by johan

    maaf, nick arif, satria pingit dan ernest adalah orang yang sama. :)
    lepas dari komen anda … mengapa ini anda lakukan? Mungkinkah ini mencerminkan kepribadian Anda yg sebenanrya? bunglon? :)

  47. Comment by peyyi

    hari gene.. masih nyamain agama sama kecap…??!!!
    selalu diiklankan sebagai yang nomer satu….??? ha..ha…
    tuhan (atau apapun anda menyebutnya) adalah maha segalanya, banyak manusia sombong merendahkan kuasa tuhan bahkan dengan membentuk laskar bagi-Nya. (ehm…aneh gak ya???)

  48. Comment by selo

    hm… jadi inget dengan tulisan temen dari kampung yg judulnya;
    ’semua orang di kampungku dilahirkan sebagai nabi’

    sayangnya aku hanya sempat baca judulnya aja… itu pun pake nyolong2…

    ah, apa pun bukunya… mau disebut kitab suci, buku paket, stensilan, atau apa… akhirnya yang menilai itu benar atau salah adalah diri kita sendiri…

    juga manusia, mo dibilang anak haram, anak tuhan, nabi, pendosa atau penulis… akhirnya itu terserah siapa yang menyebutnya…

    oya, ini komentarku yang gak butuh dikomentari…
    semua manusia itu sama saja… dari dulu sampai sekarang… (bahkan rocker juga manusia….)

    yang membedakan hanyalah tindakannya…

    salam semuanya,

  49. Comment by hmmm...

    hmmm…gw bingung d…org2 yg kasi koment kok bahasanya tingkat tinggi semua sich?belajar dari mana?
    especially johan ma damn.two thumbs up d.
    tau lagu ini gak?
    “Jesus I believe in You
    Jesus I belong to You
    You’re the reason that I lived
    the reason that I sing with all I am”
    gw suka bgt ma nih lagu…hehehe…(gak maksud)
    comment buat TDVC…yah ambil baiknya dari nih buku, jeleknya dibuang. trz jgn sampe nih buku bikin perang antar agama(Kristen n Islam)
    bny lho website2 yg nunjukin Islam ma Kristen tambah ribut gara2 neh buku.
    masak cuma gara2 org kurang kerjaan kyk Dan Brown yg ngaku2 bukunya akurat, tp klo udh dipojokin ma fakta2 yg nunjukin klo bukunya gak akurat langsung bilang…”kan ini cuma fiksi”.(Orang yg aneh..hehehe…).kita jd ribut…
    damai itu indah, dan damai cuma milik qta, so…jgn disia-sia’in
    Peace2…

  50. Comment by kevin

    kk kk bole tanya ga? kan pada bilang kalo dan brown itu bohong dsb, itu karena dan brown ga punya fakta kan? perna nanya ga kalo alkitab dan greja pun ga perna pake fakta. ga ada orang/ saksi mata yang bisa
    kasi tau kejadian sebenernya. jadi 50:50 kan? tinggal kita percaya yang mana. tapi tetep aj kita ga bisa bilang kalo yang ini salah yang ini bener dan kita jelek2in. blom tentu smua yang di TDVC itu fiksi loh. karena kita tu ga bener2 tau. ga bener2 liat. dan ga ada bukti nyata kalo yang dikatakan greja ttg yesus itu bener. walopun sebaliknya..

  51. Comment by immacolata

    elooooww, gabung niy..
    balik k yenny, tul bgt, disini iman qt lagi pada d uji!
    heloooow… brapa lama c lo2 pada jd org kristen?
    Masa c percya ama yang instan? itu mah bisa2nya DB aj yang pengen bukunya larizz ato mang dy lagi ga da kjaan makanya nyoret2 asal gtu!
    (sehubung g seorg novelis, g jg tau mana yng qra2 bner n nga…)
    Mang c DB idup dr jaman kapan c, koq bs tau mpe k sluk-bluknya JC????? Nonesense bgt gt lohhh!! >.

  52. Comment by sapujagad

    saya lihat vcd seminar mambahas kebohongan DC, tidak semua dalam
    DC bohong, ada beberapa fakta yang diangkatnya,
    tapi memang banyak bohongnya
    banyak kok kebohongan di dunia ini (bahkan banyak juga kebohongan
    yang dianggap sebagai kebenaran)

  53. Comment by angelo

    Kalo ngomongin DVC basi ga ya? Tapi, gue punya comment gini. Kita
    telah ditipu oleh seorang yang cukup pintar cerita, namanya Dan Brown.
    To the point aja ya, semua “fakta” yang dia uraikan di DVC itu, sebenar-
    nya adalah hal yang sudah lumrah dipelajari (sayangnya hanya terbatas
    di Seminari2 dan Fakultas2 Teologi sehingga, ketika diplintir sedikit saja,
    orang yang “awam” jadi bingung!) contohnya: sejarah Gereja tentang
    kanon Kitab Suci, dsb. Yang dikatakan Dan Brown memang ada: Ksatria
    Templar, Opus Dei, dll tapi ia memelintir yang ada itu dengan tambahan
    yang sebenarnya bisa dibilang menghina eksistensi Opus Dei (misalnya).
    Bahkan, detail sejarah umumnya juga banyak yang salah. Gue kan eks
    Seminari he..he.. jadi sudah biasa dan baca DVC sambil ketawa2.

  54. Comment by angelo

    Tambahan lagi. Bagi umat beriman Katolik, jangan cuma “yang penting” beriman tapi baik kalau mau mempelajari iman Katolik yang kekayaannya sungguh di luar bayangan kita. Iman kan juga bisa dipertanggungjawabkan dengan rasio (akal budi-daya nalar-logis) tapi juga tetap ada batas-batas tertentu. Btw, kalau masih mau mempertahankan dengan rasio, Gereja
    Katolik bisa memberikan jawaban dengan lebih luas, lebih dari sekedar ngotot dan pokoknya benar. Jangan salah..he..he!

  55. Comment by wayan

    dari nama saya kalian pasti tau saya ke dunia ini dilahirkan dalam
    sebuah keluarga yang dalam kolom agama di ktp-nya bertuliskan hindu

    setelah 20 thn hidup malah sekarang saya ingin sekali ktp saya diisi
    semua agama, karena saya mencintai Yesus,Muhammad, Buddha, seperti saya
    mencintai Krishna. Walopun diluar sana orang bilang saya gila ato
    mencampur adukkan agama.

    dan saya tau setelah komentar saya ini mungkin akan banyak komentar
    baik mendukung ato menentang komentar ini. dan mungkin saya cuma
    singgah sebentar di web ini dengan air mata yang menetes gak
    tertahankan. setelah membaca semua komentar sodara2ku di atas, dan menyadari bahwa masih ada orang yang hidup berdasarkan kasih gak
    perduli dia beragama apa!!

    sekali lagi teman2ku…. sampaikan salam cintaku buat semua…..
    kita bangun bangsa ini menjadi lebih baik dengan bergandengan tangan

    SALAM SAYANGKU buatsemua.
    wayan

  56. Comment by axl

    “Extra Ecclesia Nulla Salus” …. bahwa ada keselamatan di luar gereja, berarti Gereja memang mengakui ada jalan keselamatan di luar Yesus. saya ada file artikel ttg ini. Kalau mau saya attach via email …

    Bro, saya mau duong… !
    Email saya : andree_noone@yahoo.com

  57. Comment by orista

    di dalam injil terdapat ayat-ayat yang melecehkan Nabi/Rasul:

    - Nabi Nuh mabok-mabok sampai telanjang bulat di kemahnya (Kitab Kejadian 9: 18-27)
    - Nabi Luth menghamili kedua putri kandungnya sendiri dalam dua malam secara bergiliran (Kitab Kejadian 19 : 30-38)
    - Nabi Daud melakukan skandal seks dengan istri Uria yaitu Batseba (Kitab Mazmur/Jabur 51;2 dan selengkapnya diterangkan dalam Kitab II Samuel 11:2-25
    - Nabi Sulaeman (Salomo) tidak taat terhadap Tuhan karena lebih mencintai 700 istri dan 300 gundiknya (Kitab 1 Raja-raja 11:3)
    -Nabi Harun membuat dan menyembah patung anak sapi dari emas (Kitab Keluaran 32:2-4)
    - Nabi Isa (Yesus) adalah orang bodoh, idiot dan emosional (Injil Markus 11:12-14, Yohanes 2:4 dan Yohanes 7:8-10)

    Bagaimana isi kitab Inji ini bisa dijadikan pegangan hidup???, isinya saja ada pelecehan terhadap nabi/rasul….artinya injil sekarang ini tidak original alias palsu…yang asli sudah diubah (ditambah dan dikurangi oleh manusia). Jadi tidak bisa dijadikan pedoman karena…..

    Injil itu diturunkan hanya untuk domba-domba israel yang sesat (Injil Matius 15:24) isinya” Jawab Yesus, aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel”

    Sampeyan orang mana? orang israel????

    Jadi Injil BUKAN untuk orang indonesia, bukan untuk orang gunung kidul, bukan untuk orang purworedjo…dll

  58. Comment by Hamba tuhan

    Pengkotbah 12:13

    12:13. Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.
    12:14 Karena Allah akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembunyi, entah itu baik, entah itu jahat.

    Semua manusia PASTI Mati , roh nya akan kembali untuk
    Mempertanggung Jawabkan perbuatanya dunia .

    Berbahagialah Kita semua yang melakukan FIRMAN TUHAN .

    Jangan berdebat , Lihat perkataan dan buah kehidupanya .
    Engkau akan melihat anak - anak siapakah dia ?

    Kemuliaan hanya bagi allah di tempat maha kudus .

  59. Comment by water

    Memahami firman Tuhan bukan macam buku cerita atau bukan satu perbuatan
    kurik tahi hidung.

    Memahami firman Tuhan perlu mengambil kira fakta dan huraian serta
    jalan cerita secara keseluruhan firman Tuhan itu.
    Hi Orista ,

    Jika anda ingin menonton filem “The Lord of The Ring,mestilah bermula dari
    awal.Kalau terus lihat melalui filem di tengah-tengah,pengetahuan
    dan jalan cerita serta pemahaman pun setengah-setengah.Maka anda juga
    di kira orang yang tidak berapa serius belajar firman Tuhan.

    manusia tidak diperbuat daripada kulit kayu atau daripada telinga gajah
    saya sarankan,kunjungi website answering-islam.org daripad orang lain
    yang telah saya jumpa untuk anda lebihkan membaca.

    Selamat bertobat ! hehe,

  60. Comment by water

    hi wayan,
    janganlah menitiskan air mata,simpan kesedihan anda untuk
    anda bertobat daripada dosa-dosa anda kelak.

    Saya juga selalu menitiskan air mata jika saya mengupas bawang,
    waduh,pedihnya bukan main.Lebih daripada menitiskan air mata ,

    ‘Tiada ada orang sihat memerlukan tabib atau tidak ada
    doktor yang mengubati orang sihat.Sebab semua orang pernah sakit.
    kalau kata saya tidak pernah sakit ,maka ianya adalah yang sombong dan angkuh
    .
    Bolehkah manusia menyelamatkan dirinya sendiri ? Tidak sama sekali.
    siapa yang mampu menyelamatkan dirinya sendiri selepas mati ?Kalau
    ada , saya akan ikut orang itu.hehehehe.

  61. Comment by Nurlimasari

    Davinci Code film yang memperkaya wawasan kita untuk kritis terhadap ajaran ajaran yang berkembang di umat manusia.

  62. Comment by wachdie.jr

    Kok malah saling gontok-gontokan soal agama sih?

    Bagimana jika semua agama itu palsu?
    Dan Tuhan itu hanya tidak ikut mengatur hidup manusia, sebab
    dia hanyalah penonton tunggal akan apa yang telah diciptakannya?

    Manusia lah yang mengatur hidup nya sendiri….

  63. Comment by bedjo

    weleh…weleh……….mau bener atau salah, yang jelas itu agama orang tuaku…..harusnya kamu tau itu…….iya tuh…….

  64. Comment by rudi

    Terserah mau ngomong apa, yg jelas dari semua pemimpin/nabi hanya Yesus yg akan datang dan jadi hakim atas semua perbuatan kita,maka jangan nyesel kalo tiba waktunya Yesus datang & belum bertobat.

    Banyak pemimpin/nabi tapi semuanya mati & nggak bisa ngajar tentang kehidupan setelah kematian.Hanya Yesus yang tahu apa itu kebangkitan&hidup.

    Demikian semua Manusia mati dlm dosa krn satu perbuatan Adam, demikian semua manusia juga akan bangkit & hidup krn satu perbuatan yaitu Salib Yesus

  65. Comment by dik@

    Bukankah pa2 Jesus dah penah bilang ke kita semua,iman kita kepada Dia bukan dengan melihat tetapi percaya…so Jesus mo dikatain apa2,don’t be angry&angry…justru imanmu akan diuji,apa kamu tetap setia kepada Dia,coy…keselamatan gratis udah disediakan buat kita!!!so tetep jaga!!!!

  66. Comment by ........

    jangan menghakimi….! klo loe gak senang lihat orang kristen gak perlu ngejek 2 Yesus. siapapun yg bilang dan apa aja yg loe bilang ,tetaplah Dia Tuhan. jadi, masa depanmu aja lihat ……… begu

  67. Comment by Frans

    Ah elo orang semua kebanyakan baca buku dan kitab2 sih,IMAN ELO sama BUKU dan sekedar kata2 orang lain bukan dari KUasa ALLAH soalnya elo2 pada buta dan tuli ,masih pada jadi bangke jadi ga bisa ngedenger dan ngeliat ISA,MUHAMMAD dsbnya………..bagi yang udah bangkit dari mati dan melihat dan mendengar,DIA ITU PASTI SUDAH KETEMU YESUS ADA DI DALAM KABAH!!!!!!!!!.Bangke2 ngaku bertuhan……………….tuhannya buku,otaknya,nafsunya sendiri!!!

  68. Comment by mmm

    tidak ingin memperkeruh suasana,,,
    tapi menurut gw, agama itu adalah suatu perbedaan yang sangat mendasar dan berlandaskan kepercayaan..
    semua agama mengajarkan cinta dan kasih pastinya…
    klo lo semua merasa beragama,, seharusnya lo pada enggak melontarkan makian2 kasar satu sama lain yang jelas2 menunjukkan klo lo gak beragama,,,
    mending ngunjungin Forum Kebebasan Antar Umat Beragama aja klo gak puas,,,
    semuanya dikupas tuntas di situ.. ok!!

  69. Comment by sambodjo

    yang jelas Dan Brown bukan orang bodoh. Dia sekedar mengungkap kebenaran sejarah dengan akal sehatnya. Justru itulah dia mengemasnya dalam bentuk fiksi, agar keselamatannya tidak terganggu. Celakalah manusia yang percaya kepada sepenggal sejarah yang diketahuinya, karena kebenaran tidak semurah itu. Celakalah manusia yang mengharapkan keselamatan secara Gratis. Karena untuk menemukan kebenaran, orang harus mencari, dan mempelajari banyak hal, dari biografi Dan Brown dari Sigmund Freud, dari Umberto Eco dsb. Bila hanya mengetahui sekedarnya, manusia telah terkecoh selama ribuan tahun…

  70. Comment by sambodjo

    Untuk mengenal Tuhan itu ada definisinya….. diantaranya:
    Tuhan= Kebenaran.
    Kebenaran=tidak pernah bertentangan dengan hati nurani.
    Tuhan= Pencipta.
    Tuhan= tidak pernah tidur.
    Tuhan= tidak pernah lapar.
    Tuhan= tidak perlu makan.
    Tuhan= tidak berkembang biak.
    Tuhan- tidak serupa dengan apapun di alam semesta.
    Pencipta= berbeda dengan ciptaan.
    Tuhan= Maha Agung.
    Maha Agung= tidak bisa dikonyolkan.
    misalnya… tuhan koq naik keledai? atau tuhan koq pake kolor?

    kalo anda belum paham juga, anda perlu belajar buanyaaaaaak hal.

  71. Comment by johan

    #Sambodjo,

    Ya .. amat sangat pasti. Saya masih perlu belajar tentang banyak hal. Ketidakmengertianlah yang menyeret saya merefleksikan hidup lewat tulisan-tulisan di blog ini. Kadang saya terpaksa menertawakan ketololan saya lewat tulisan …..

    Apakah Tuhan naik keledai atau pakai kolor (pasti maksud anda adalah cawat yang dikenakan Yesus) … saya nggak pusing :) … tapi semoga Anda juga sudah berpikir ketika menyampaikan isi hati Anda tersebut. Sebagai info :

    Alm. Nurcholis Madjid pernah menyampaikan hal yang nyaris serupa dengan Anda (masalah kolor) di dalam sebuah seminar di UI. Prof. Franz Magnis Suseno, Pengajar Filsafat UI dan STF Dryarkara segera mengajukan surat keberatan kepada Cak Nur, dengan tembusan kepada Presiden RI, Menteri Agama, Menteri Pendidikan. Dan selang beberapa hari, Cak Nur meminta maaf….

  72. Comment by Christ

    Coba baca lagi cerita ilustrasi di bawah, lucu gak :)

    PASAR MALAM AGAMA

    Aku dan temanku pergi ke ‘Pasar malam agama.’ Bukan pasar dagang. Pasar agama. Tetapi persaingannya sama sengitnya, propagandanya pun sama hebatnya.

    Di kios Yahudi kami mendapat selebaran yang mengatakan bahwa Tuhan itu Maha Pengasih dan bahwa bangsa Yahudi adalah umat pilihanNya. Ya, bangsa Yahudi. Tidak ada bangsa lain yang terpilih seperti bangsa Yahudi.

    Di kios Islam kami mendengar, bahwa Allah itu Maha Penyayang dan Muhammad ialah nabiNya. Keselamatan diperoleh dengan mendengarkan Nabi Tuhan yang satu-satunya itu.

    Di kios Kristen kami menemukan, bahwa Tuhan adalah Cinta dan bahwa di luar Gereja tidak ada keselamatan. Silahkan mengikuti Gereja Kudus jika tidak ingin mengambil risiko masuk neraka.

    Di pintu keluar aku bertanya kepada temanku: ‘Apakah pendapatmu tentang Tuhan?’ Jawabnya: ‘Rupanya Ia penipu, fanatik dan bengis.’

    Sampai di rumah aku berkata kepada Tuhan: ‘Bagaimana Engkau bisa tahan dengan hal seperti ini, Tuhan? Apakah Engkau tidak tahu, bahwa selama berabad-abad mereka memberi julukan jelek kepadaMu?’

    Tuhan berkata: ‘Bukan Aku yang mengadakan ‘Pasar malam agama’ itu. Aku bahkan merasa terlalu malu untuk mengunjunginya.’

    (Burung Berkicau, Anthony de Mello SJ, Yayasan Cipta Loka Caraka, Cetakan 7, 1994)

  73. Comment by rahmat

    Firman itu fiktif ? celakalah manusia yang menghujat Tuhan, seperti ahli kitab yang senantiasa mencobai Yesus, begitu jugalah sikap kita manusia saat ini yang sok tahu dan sok pimtar. Manusia dgn nalarnya mau mencoba utk menyelidiki rencana Tuhan bagi manusia, mencoba utk menafsir rencana Tuhan ( memang manuasia mau jadi penasihat Tuhan pa ). Yang jelas apa yang telah tertulis didalam Alkitab perlu kita resapi kedalam jiwa kita masing2. Bait suci Allah itu ada dalam hatimu, bukan di gereja. Kuduskanlah dirimu dan jangan cemari dengan hal-hal yang konyol. Dan bagi siapa yg percaya, pada masa penghakiman nantinya, engkau akan memperoleh UPAHMU. Amin

  74. Comment by Pipit

    Tuhan itu Maha besar, Maha Tinggi, Maha Mengetahui, Maha Kaya, Maha Pengasih, Maha Penyayang, Maha segala hal-hal yang baik.

    Jika kita masih mendefinisikan ke-Maha-an-Nya dalam persepsi Dimensi kita (ruang, waktu, cahaya) maka tidak akan mungkin dunia ini menampung-Nya.
    (Pada kenyataannya Tuhan ada namun dunia masih bisa kita lihat sampai sekarang).

    Hukum yang pasti adalah hukum Tuhan. Kalau manusia punya persepsi masing-masing yang akan terjadi adalah perang ego dan akan berbuntut perang fisik.

    Dalam Islam ada pernyataan Agamu agamu, agamaku agamaku.

    Kalau sudah percaya diri dengan agama yang kita pilih, tidak perlu menghina yang lain atau merasa ada yang kurang dengan agama yang kita pilih.

    Jika sudah percaya diri bahwa pilihan kita benar, kenapa harus pusing2 ngurusin agama orang lain? Lebih baik mengurus diri sendiri dan orang yang tidak mampu tanpa maksud meminta imbalan apapun.

    Memilih agama adalah hak masing-masing manusia, jadi tidak perlu ikut campur pada orang lain supaya memilih agama yang kita anut.

    Bagi saya, Islam adalah agama yang paling benar. Allah SWT adalah satu-satunya Tuhan dan Muhammad SAW adalah utusan terakhirnya.
    Saya percaya dengan itu.

    Be confident of your choice but if you are not, maybe there is something wrong in your choice.

    Dan bila pemeluk agama lain percaya dengan Tuhan mereka maka percayalah dengan pilihanmu sendiri tanpa harus ragu dan bimbang lagi tanpa harus menghina yang lain.

  75. Comment by mulky

    In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful’ may god bless you all and save you from the tortures of hellfire and place you in
    Heaven upon which many rivers flow underneath.ameen

  76. Comment by Radya

    Firman/Kalimah/Sabda itu ga ada dibuku2 dan kitab2,itu firman yang mati ditulis pake huruf mati,ga akan bisa ngebawa kita ke kehidupan……paling banter bisanya cuma mempengaruhi pola pikir kita doang buat nonjok sesama dan ngehakimin sesama.Firman itu dekat,lebih dekat daripada pikira,rasa perasaan dan diri kita sendiri!!!

  77. Comment by Ryo

    keren nih..banyak pakar2 yang religius dari berbagai sumber..
    eh uda pada selesai yah?

  78. Comment by sambodjo

    #Jo,

    Yo … ga perlu kita panjang2 guyonan disini :D. Setiap kita punya isi kepala yg jelas berbeda. Karena apa yg masing2 kita baca aja berbeda.

    Kalo Yesus mo dianggap Tuhan ya silakan mo dianggap Nabi ya silakan, tergantung referensi yg masing2 kita miliki.

    soal info anda bahwa Alm. Nurcholis Madjid pernah menyampaikan hal yang nyaris serupa dengan saa (masalah kolor) di dalam sebuah seminar di UI dan diprotes oleh Franz Magnis Suseno, dan kemudian minta maaf, itu tak lebih karena ia seorang tokoh masyarakat yg mesti menjaga ketokohannya, jadi ya memang sepantasnya minta maaf. Dia minta maaf bukan karena kata-katanya salah secara definitif. Kata2nya semata2 adalah benar berdasarkan beberapa definisi.

    Serupa dengan apa yg disampaikan oleh Dan Brown yang juga menggunakan akal sehat, ia sesungguhnya ingin menyampaikan bahwa Iman pun harus berdasar akal sehat. Bahwa Tuhan ada definisinya. Coba dipikir kenapa orang2 golongan sekaliber Profesor Umberto Eco “in The Name of the Rose” meninggalkan agamanya, kenapa fisikawan sekelas Paul Davies “The Mind of God” meninggalkan kepercayaannya dan lebih memilih menjadi humanis? Berbeda dengan orang2 kurang pendidikan terbelakang di negara2 berkembang seperti Banglades, India, Filifina, dan Indonesia; mereka meninggalkan agama dan kepercayaannya karena alasan yg berbeda dengan golongan yg pertama.
    That’s it.

  79. Comment by sambodjo

    #Jo,

    Yo … ga perlu kita panjang2 guyonan disini :D. Setiap kita punya isi kepala yg jelas berbeda. Karena modal bacaan kita masing2 juga beda.

    Kalo Yesus mo dianggap Tuhan ya silakan mo dianggap Nabi ya silakan, tergantung referensi yg kita miliki masing2.

    Bila Alm. Nurcholis Madjid minta maaf dengan apa yang dikatakannya, itu tak lebih karena ia seorang tokoh (mesti memelihara ketokohannya, pantas minta maaf). Dia minta maaf bukan karena kata-katanya salah secara definitif. Saya tak perlu melakukan hal yg sama karena saya orang tak dikenal (anomin dan tak berarti).

    Serupa dengan Nurcholis begitu juga apa yg disampaikan oleh Dan Brown, ia sesungguhnya ingin menyampaikan bahwa Iman pun harus berdasar akal sehat. Bahwa Tuhan ada definisinya dan Tuhan tidak pernah berseberangan dengan logika hingga ke batas maksimumnya (scale of logic)http://tuhanku.wordpress.com/.

    Bukankah bisa dinalar kenapa golongan orang2 sekaliber Profesor Umberto Eco “in The Name of the Rose” meninggalkan agamanya, kenapa fisikawan sekelas Paul Davies “The Mind of God” meninggalkan kepercayaannya dan lebih memilih menjadi humanis?

    Berbeda dengan orang2 kurang pendidikan terbelakang di negara2 berkembang seperti Banglades, India, Filifina, dan Indonesia; mereka meninggalkan agama dan kepercayaannya karena alasan yg berbeda dengan golongan yg pertama.
    That’s it.

    trims.

  80. Comment by ria

    kalau menurutku, da vinci code cuma isengnya si Dan Brown menginterpretasikan karya Da Vinci, dengan dukungan fakta sejarah yang akurat. kayak studi semiotika di ilmu komunikasi. tapi, dibungkus dalam fiksi, dengan tokoh yang meyakinkan (Profesor simbologi agama Harvard, Robert Langdon). I love all his books anyway, tanpa sama sekali mempengaruhi iman Katolik saya. sudah baca Angels and Demons? Menarik juga, settingnya di Vatikan lengkap dengan peranan Paus dan para kardinalnya.

  81. Comment by Wewin

    Hahahahaha….
    sulit sekali ya,
    bingung dengan segala goncangan yang ada…
    Yak! Itulah perjuangan iman kita orang Katolik, dimana ketika ada ajaran sesat, sepertinya ajaran itu mengajarkan bahwa telur ayam keluar dari ayam, dan membuat seolah-olah Katolik mengajarkan telur keluar dari batu. Karena itulah, berpegang teguhlah pada iman kita! Senantiasalah menghadiri EKARISTI sebagai ajang pertemuan FISIK kita dengan Tuhan.
    Ad Maoirem Dei Gloriam!

  82. Comment by johan

    #Wewin : eh .. anak kolese ya? kok semboyan di buntutnya familiar bgt? AMDG!

  83. Comment by fikri69

    gue seorang muslim. tapi gue suka banget ma tulisan lo yang ini. :) nice post dude. met kenalan yah. :)

  84. Comment by anel

    capek bacanya :(
    but gua salut ama kita semua…sadar ga sadar kita beda kepercayaan saling mendukung di sini..

    Jlu

  85. Comment by praboto

    wah rame sekali…
    dan Brown gak usah dipikirin, wong juga fiksi..Kalo anda yakin dengan iman anda ya jalankan saja seperti biasa. Masalah keyakinan itu urusan yang sangat pribadi dan privasi sekali. Itu urusan kita masing masing dengan yang diatas.

    Saya suka baca Al Quran, injil. suka mbanding bandingin tapi kesimpulannya buat saya sendiri saja. Yesus mengajarkan cinta kasih, Bacaan Basmalah artinya juga : dengan nama Allah yang Maha PENGASIH dan Maha PENYAYANG, artinya semua muslim setiap melakukan sesuatu selalu tahu bahwa itu dilakukan dengan semangat kasih dan sayang. Jadi dua agama ini mengajarkan kasih sayang. Cuma orang yang menjalankan sering tidak menyadari dan salah dalam menjalankan…

    Saya Muslim, tapi anak saya sekolah di sekolah Kristen. Biar dia tahu bagaimana rasanya jadi minoritas (ketika disekolah) dan mayoritas (ketika di lingkungan luar). Anak juga sering baca Injil, dirumah baca AlQuran beserta artinya, ngaji. Diskusi tentang agama dengan anak jauh lebih menyenangkan. Bagaimana saya bisa jelaskan ke anak bahwa Islam lebih “sesuai” dengan kami dibanding agama lain kalau tidak ada pembanding ? Banyak yang protes. Tapi itu kembali urusan saya dengan yang diatas kan ?

    Jadi sebaiknya kita memang harus hormat menghormati, menghargai, toleransi. Perkara masing masing berpendapat dirinya benar, orang lain salah, itu juga nanti kita pertanggung jawabkan sendiri sendiri dengan yang diatas. Gitu aja kok repot…

    Btw, bung Johan , tulisan anda menarik. saya suka bacanya.
    Salam kenal…

  86. Comment by SATRIYA_TANAH_JAWA

    API DARI SEMUA AGAMA ITU KARENA KASIH TUHAN kepada bangsa manusia,jika kita senantiasa berada senantiasa sadar didalam API dari setiap AGAMA maka segala sesuatu itu adalah BENAR sebab tidak ada yang salah jika dilakukan didalam KASIH!!!Dan API dari semua AGAMA 2 BESAR adalah KASIH,siapa yang berdiam dan dicekam oleh KASIH maka segala sesuatu yang ada itu berada dalam kemurnian asalnya karenanya hadir dalam keindahanya sehingga manusia yang seperti itu tidaklah akan mungkin lagi untuk mampu menganggu sesama ada!!!!.

    SALAM!!!

  87. Comment by SATRIYA_TANAH_JAWA

    API dari semua kehidupan adalah KASIH!!!!Bagi mereka yang mati karena senantiasa beriman kepada kata2 mati yang berada di buku2 mati maka selamanya memang tidaklah akan mampu MENGHAYATI API daru segala sesuatu yang ada yaitu KASIH!!!!.
    karenanya BANGKIT dari MATIMU…….BANGUN dari TIDURMU!!!
    Lihat KENYATAAN YANG AKHIR yang akan turun kedalam kerendahan sebagai manusia dengan nama barunya : KASIH!!!!.
    SALAM!!!
    BANDUNG.

  88. Comment by QQ_Exotic

    QQ: aku seorang Muslim yang terlahir dari keluarga Katolik dan Muslim…setelah melihat film Da Vinci Code…sebenarnya itu adalah film ngga penting..why, bisa mempengaruhi kerukunan dan keyakina pemeluk suatu agama. yang mempercayai YC akan bertanya-tanya kebenarannya jika imannya ngga kuat, dan bagi pemeluk agama lain akan memperolok-olok orang yang meyakini YC…
    Kalau bagi aku..film Da Vinci COde cuma sebagai hiburan ajah…dan saya anggap hanya karya fiksi. Yang terpenting, bagaimana keimanan kita dan keyakinan kita saja. Jangan sampai hanya karena sebuah film atau cerita kita menjadi bermusuhan.
    Yuhuuu..kita hidup dalam kemajemukan. Jadi, saling menghargai dan menghormati adalah kunci dari hidup bermajemuk. Kita hidup ngga bisa sendiri. Apa kita bisa memadamkan api yang membakar rumah kita tanpa bantuan orang lain. Apa kita bisa makan nasi tanpa bantuan petani untuk menanamkan padi. Hayoooo…..siapa kita…kita hanya manusia biasa yang saling membutuhkan. Hanya Tuhan lah maha Penentu dari segalanya.

  89. Trackback by Cialis lawyers.

    Cialis….

    Asprin and cialis. Cialis vs viagra. Buy cialis. Cialis best price buy online. Cialis….

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

If you want to leave a feedback to this post or to some other user´s comment, simply fill out the form below.

(required)

(required)