Romo Magnis yang Saya Tahu
Jika pada sebuah siang bolong, Anda terdampar di perpustakaan STF Dryarkara, lalu tiba-tiba muncul seorang bule, opa-opa bertubuh tinggi, berjalan tegap, dan dengan sergap mengambil dan membaca surat kabar, segeralah melihat jam dinding di perpustakaan itu. Saya garansi, saat itu pasti adalah pukul 15.00. Dan – pasti lagi – tepat 10 menit kemudian, opa-opa itu akan melipat korannya dan berlalu meninggalkan ruangan.
Apa itu terjadi tiap hari? Ya! Selama sang opa tidak ada tugas di luar kampus. Bahkan jam dinding di ruangan itu pernah mengeluh kepada saya, merasa tugasnya diserobot oleh si opa, walau hanya tepat pukul 3 sore tiap harinya.
Opa-opa itu adalah Franz Magnis-Suseno : filsuf, pendidik, rohaniwan katolik (beberapa orang menyebutnya kyai katolik), ahli marxisme, peneliti etika jawa, penulis produktif, pembicara di seminar-seminar dari yang bertaraf international hingga kampung sekalipun. (Saya kebetulah pernah dua kali mengundang beliau sebagai narasumber dalam seminar yang tingkatannya cuma sekedar kampung ! Dan tak pernah ia menolak, walau “amplop seminarnya†hanya cukup untuk bensin motor vespanya saja !). Dan hari ini, Jumat 26 Mei 2006, Romo Magnis – begitu ia biasa disapa – tepat berulang tahun yang ke-70.
Mengamati keseharian Romo Magnis, Anda akan dengan mudah menangkap sosok disiplin dan konsisten dalam dirinya. Dengan tingkat aktivitas yang demikian padat, Romo Magnis tidak pernah lupa berjogging di pagi hari. Makanya, tak heran kalau kemana-mana ia masih kuat mengendarai vespa butut tahun 80-an. Itu juga yang mungkin menjadi penjelasan tentang kegemarannya mendaki gunung. Bahkan kabarnya, ia jarang melakukan pendakian lewat jalur umum. Ia kerap menerabas hutan, membuka jalur baru untuk mencapai puncaknya. Memang, hampir tak pernah ia mencapai puncak dalam sekali perjalanan, apalagi undangan-undangan seminar pasti telah mengantri di mejanya. Di tengah pendakian, ia akan turun, kembali ke aktivitasnya semula, namun kelak, ia akan kembali ke jalur pendakian yang sama, meneruskan apa yang telah ia mulai! Selesaikan Apa yang telah Anda Mulai! seperti kata Henry Ford.
Romo Magnis juga rutin “jogging siangâ€. Hampir semua warga STF pasti pernah melihatnya. Beliau berjalan-jalan dalam langkah yang konstan di lorong-lorong kampus, ke taman, menaiki tangga, ke koridor gedung dosen, turun kembali, melangkah ke taman dan begitu seterusnya. Sambil memegang sebuah buku kecil! Ada yang bilang ia sedang mendaras mazmur, yang lain bilang ia sedang meditasi. Entahlah. Tapi jangan mengganggunya dengan alasan apapun, apalagi hanya untuk menyerahkan paper, seperti yang pernah saya lakukan.
Selamat ulang tahun mo, semoga suatu kali bisa ngeblog kayak kita-kita!


Comment by yoyok
wah senangnya bisa kenal sama romo magnis, titip salam pak !
oya beliau di doktrin aja biar ikutan ngeblog, apa mau saya yang
kasih propaganda ke beliau ?
Comment by dewi
met ulang tahun opa Magnis!
Jo, elo komporin dong si opa biar ikutan ngeblog. Klo gak tau caranya, lo belajar jadi kompor sejati sama preman Bali. xixi..
Comment by Yenny
Hepi B’day Opa Magnis, pokoke kalo Opa Magnis nge-blog jangan lupa pasang SB di Blog Opa yakkk…. biar saya bisa memberkati Opa tiap pagi, siang, malam n subuh…HUeeeeee… pasti banyak yang menghujat gw neh.. hueeeeeaaaaaaaa *ngabur*
Comment by linae
ikut mengucapkan happy b’day buat Opa Magnis. membacanya, aku jadi membayangkan bagaimana orangnya, pasti sangat kuat dan keras kemauannya ya…xixixi…salut deh buat Opa..
Comment by Hedi
wah mbok ya diajarin ngeblog tuh Romo-nya…tapi orang sehebat beliau ngerti soal blog ya :d
Comment by merahitam
Saya pernah beberapa kali bertemu Romo, entah untuk mewawancarainya atau sekedar memberikan undangan agar beliau hadir di acara diskusi. Saya memang tidak mengenalnya sebaik Mas Johan mengenal beliau, hingga hapal seluruh rutinitasnya. Tapi saya pun dibuat kagum oleh beliau. Beliau tidak pernah menolak undangan untuk hadir dalam diskusi kecil yang sering kami (saya dan teman-teman) adakan. Beliau pun tidak pernah keberatan duduk lesehan di ubin dan hanya disuguhi makanan kecil serta murah-meriah. Dan sudah lama sekali saya tidak pernah lagi bertemu beliau. Semoga tetap sehat dan titip salam selamat ulang tahun ya mas…
Comment by ririn
saya suka dengan pemikiran2 romo magnis…
dan saya makin salut dengan pemikiran beliau tentang RUU APP
met ultah mo!
Comment by Sherry
Well done!
My homepage | Please visit