Produktivitas dalam Menulis

Jujur saja. Cita-cita gue adalah jadi penulis kondang! Gue mau kelak bisa menghasilkan tulisan sedalam tulisan Goenawan Mohammad, sejenaka namun penuh jagad makna macam punya alm. YB. Mangunwijaya, senakal artikel-artikel Mohammad Sobari, serealis novel-novel Pramoedya Ananto Toer, seringan telaah filsafat Rm Magnis …. dan ah ya .. secita-cita dengan seorang gadis yang pernah (mungkin masih … ah!) amat kucintai …..

Tapi konsistensi adalah musuh besarku. Lihat blog ini! Awal-awal bulan saya mulai blogging, dalam sebulan bisa menghasilkan belasan tulisan. Masuk bulan Desember, nah! mulai konsistensi menjauh dariku.

Saya memang sedang tidak fokus. Energi saya habis untuk hal yang tidak produktif. Pikiran saya tersita pada hal-hal romantisme - yang sayangnya nggak pernah saya tuang menjadi tulisan … Bukankah itu sebenarnya bahan juga - asal ada niat??

Tapi malam ini, kupaksa jari-jari ini untuk menulis (mengetik sih) … kujerat pikiranku pada gerak eksplorasi imaji … berfantasi … menulis .. menulis .. entah apa saja …

Dan lihat! Hey .. lumayan! Saya berhasil membuat 3 tulisan (walau pendek-pendek) dalam waktu yang nggak sampai 1 jam! Ah .. inikah awal bangkitnya produktivitasku lagi? Apakah konsitensi sudah mulai bersahabat lagi dengan gue??

Wah wah …. dalam memakai kata ganti orang pertama saja, gue sudah nggak konsisten, bagaimana aku .. eh saya .. eh gue .. mau jadi penulis kondang??



2 Comments »

  1. Comment by Hedi

    Ternyata hiatus itu bisa membangkitkan semangat menulis ya, buktinya tulisan segepok itu hehehe. Welcome back, bro :D

  2. Comment by catur

    Turut berduka….
    we face the same problem tampaknya… tulisan saya juga jadi garing dan kurang mengigit (emang anjing nge gigit)

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment

If you want to leave a feedback to this post or to some other user´s comment, simply fill out the form below.

(required)

(required)