Darimana Anak Kecil Belajar Judi?
Anak tetangga saya - yang memang sudah sangat akrab dengan saya - tiba-tiba menyodorkan tangan menengadah minta recehan :
“Om, pinjem limaratusan donk. Nanti aku kembaliin!”
Awalnya bingung juga untuk apa anak yang belum genap 4 tahunan ini pinjam uang. Biasanya juga minta. Tapi bisa jadi kali ini uang itu buat mainan saja, buat gambar-gambar kek, roda-rodaan (?) atau entah apa. Biarin saja. Toh dia cuma pinjem. Sengaja saya tidak mau membiasakan memberi uang, walau cuma gope’an.
Dia berlalu. Hilang. Dan sebentar sudah kembali membawa sebuah minuman dalam kemasan gelas plastik. Isinya sudah habis. Mulutnya blepotan cairan warna orange.
“Om ini bacanya apa?”, ia menyodorkan gelas plastik itu, sembari menunjukkan sebaris tulisan di bagian tutupnya.
“Coba lagi”, begitu tulisan itu. Begitu juga kueja kepadanya.
“Pinjem uang lagi, om!”
“Buat apalagi?”
“Nanti kalau dapat hadiah 5000, aku ganti uang om!”
Gawaaat!!


Comment by ShOFa
truz pas minta kedua kalinya ga dikasih kan??
Comment by Hedi
Dari banyak orang, jawabannya. Lha snack yang 500 perak itu ada duit di dalemnya. Kalo dia ga dapet, pasti beli terus sampe dapet.
Comment by dz.
dahsyat, cuk, eh, cak:)
salam dahsyat! *tungdesemw* halah.
tiap kali dengar kata “judi”, pikiranku langsung asosiatif ama, maaf, “jawa timur”:) lha di sana borok di dengkul saja bisa dijadiin alat judi (hayoo, siapa yang duluan dihinggapi lalat?). juga roda becak (mana yang muternya paling lama, ban becakku po becakmu?) life is totohan, pol:D
Comment by dz.
lho, aku tadi nulis koment pukul 4 sekian am, kok dibilang pukul 926pm. komentar #4 ini kayaknya bakal tertulis “on May 8th, 2007 9:34 pm”. taruhan? halah, jadi taruhan:D
Comment by dz.
sial. meleset 2 menit. yang pasti “on May 8th, 2007 9:35 pm. huaah, nyandu. udah ah.
Comment by Aji
senyum lebar (inget masa kecil)
Comment by Agam
Yang ngajari ya temen2nya. Temennya tau dari mana? ya dari kakak atau orang-tuanya.
Jaman sekarang kita memang harus berhati2 mendidik anak. Jangan sampai salah pergaulan.
Comment by toga
masalahnya, bukankah hidup ini sebuah perjudian mahabesar? “baguslah” dia sudah menghayatinya sejak usia dini.
(@_@)
Comment by yati
wadowww….anak ini…
masih minta dibacain pula…